Postingan

The Art of Delivery - Jangan Menjadi Orang Lain

Gambar
    Akhir-akhir ini gw banyak melihat beberapa teman-teman circle gw yang memposting beberapa tokoh-tokoh hebat yang menurutnya layak dijadikan panutan ataupun contoh masa depan yang ingin ia titi. Tentu beberapa tokoh yang diidolakan temen gw ini juga ada salah satu yang menjadi “inspirasi” gw. Mulai dari tokoh politik, atlet bola, filantropi, influencer ikoy2, hingga tokoh kemanusiaan yang layak dijadikan “inspirasi” untuk figur di hidup gw. “Btw, Fid kenapa kok di atas sering memberi tanda kutip pada kata “Inspirasi”? Atau kenapa kok hanya dijadikan inspirasi, bukan idola?”.     Ok, jadi begini, gw bakal kasih pandangan kebenaran yang menurut gw sering luput dari pandangan manusia era modern sekarang. Dalam hidup ini tentu kita sebagai manusia memiliki jumlah waktu yang sama dalam menikmati kehidupan sehari-hari. Mereka yang beraktifitas dalam 24 jam saat ini di Malang, Indonesia, pasti akan sama dengan mereka yang beraktifitas demikian baikpun itu di ujung dunia ...

Akhirnya Gw Aktif Nulis Lagi

Gambar
 Semenjak akhir 2019 gw udah kurang aktif menulis di blog. Alesannya waktu itu lebih ke arah kurang bergairah dan males aja. Namanya manusia pasti ada aja momen dimana ia tidak bersemangat akan rutinitasnya. Klo dilihat momen akhir 2019, itu adalah momen dimana Covid-19 lahir. Anjay lahir, udah kaya anak aja. Iya, jadi emang kelahiran Covid-19 itu adalah akhir 2019 tepatnya 18 Desember 2019 di Wuhan, China. Taoi disini gw ga akan bahas covid ya. Karna sudah bejibun orang yang lebih pandai membahasnya. Balik lagi ke menulis. Salah satu alesan kenapa gw males nulis waktu itu adalah karna hadirnya covid-19. Kok bisa? Padahal ga nyambung. Ya, perasaan males lahir  karna pikiran waktu itu udah terlalu parno dengan bajingak Covid-19 ini. Bagi gw rasa capek yang tingkatannya paling tinggi adalah capek pikiran dan mental. Kenapa? Karna klo kita capek pikiran itu freshnya bisa berbulan-bulan bahkan bisa sampe tahunan dibanding lu capek fisik habis olahraga yang mana bisa fresh cuman de...

Tren Menjadi Korban - Mark Manson #ReviewBuku

Gambar
Review Buku: Seni Bersikap Bodo Amat #TrenMenjadiKorban Membaca adalah salah satu hobi saya untuk sekedar spend waktu sehari hari. Kebiasaan membaca bagi saya adalah kegiatan yang produktif dibanding sekedar bermain game ataupun menonton drama di netflix (pengalaman buruk saya dahulu). Membaca membuat kita mampu berkaca dan merefleksikan diri lebih dalam tentang bagaimana diri kita. Singkatnya, dengan membaca kita mampu memahami siapa diri kita dan bagaimana diri kita. Mengapa demikian? Karna pada proses membaca terkadang banyak pandangan pandangan orang lain yang mampu mengoreksi dan menyempurnakan pandangan kita yang belum sempurna. Maka tidak heran orang orang yang toleran dan memiliki kedalaman berpikir dalam menganalisa masalah adalah mereka yang telah banyak menghabiskan waktunya dengan membaca. Sedangkan orang orang yang arogan, berotak batu, dan cenderung intoleran adalah mereka yang kurang membaca. Sehingga dalam menganalisis masalah mereka cenderung terbu...

Apresiasi Dan Ironi Gw Terhadap Dunia Pergerakan Mahasiswa Indonesia

Gambar
Dewasa ini kita dihangatkan oleh media tentang gelombang protes mahasiswa yang menuntut akan kinerja pemerintah, terutama DPR. Pada akhir masa jabatannya inilah mereka dianggap telah berbuat ulah. Perancangan pasal pasal yang dianggap ngawur dan tidak substansial telah mampu memancing amarah para mahasiswa. Hal yang kontras menjadi sorotan mereka adalah terkait dengan hasil RKUHP dan RUU KPK, yang dalam hal ini dianggap merugikan bagi masa depan generasi bangsa. Hasil kinerja DPR atas RKUHP dan RUU KPK, dianggap beberapa pasal yang mereka buat tidak mendesak untuk disahkan atas kondisi bangsa. Kaum intelektual menganggap pasal-pasal dalam rancangan Undang-Undang tersebut sangat kontroversial dan bertentangan dengan arah reformasi. Namun dalam hal ini penulis tidak akan membahas apa substansi dalam Undang Undang tersebut, akan tetapi lebih menyoroti bara api semangat para Mahasiswa dalam pergerakan aksi selama seminggu terakhir ini. Sesuai dengan penelusuran pen...

Mahasiswa Baru: “Seberapa Penting Sih Ikut Organisasi?”

Gambar
Era reformasi memang sangat menguntungkan bagi sebagian masyarakat yang menginginkan kebebasan dalam berhimpun dan berpendapat. Mengingat bangsa ini pernah memiliki sejarah kelam saat “orde baru” yang mana pada rezim tersebut pergerakan masyarakat sangat dibatasi dan ketat akan pengawasan. Sedikit saja terlihat ada perkumpulan baik sedang diskusi ataupun sekedar duduk santai lebih dari 3 orang, maka tidak butuh waktu lama kelompok tersebut akan dispionase dan besar kemungkinan akan hilang esok hari. Karna memang saat itu demokrasi masih belum benar-benar menafasi perjalanan bangsa ini. Bagi rezim Soeharto masyarakat yang berkumpul adalah ancaman oleh rezim karna dikhawatirkan membahas hal-hal yang berkaitan dengan negara atau bahkan rencana makar akan rezimnya. (Makar: penggulingan kekuasaan yang sah dengan cara ilegal) Tentu generasi sekarang atau biasa disebut millennials tidak banyak yang tahu situasi saat itu sangatlah tidak nyaman dan mencekam. Istilah “ penembak mis...

Pembunuhan Mental Di Negeri Via Vallen

Gambar
Pembunuhan Mental di Negeri Via Vallen Pasca atau pra kemerdekaan selalu dimeriahkan dengan acara perlombaan di tengah euphoria ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Acara dalam bahasa kultural biasa disebut dengan “agustusan”. Acara agustusan selalu menjadi ajang yang menarik perhatian anak-anak untuk mengikuti berbagai macam perlombaan guna menunjukkan eksistensi dan kreatifitas mereka. Sebagai penulis, saya pun termasuk bagian yang paling gemar untuk berpartisipasi dalam perlombaan tahunan saat acara agustusan. Di desa saya sendiri yaitu desa Beji, kecamatan Boyolangu, kabupaten Tulungagung, digelar berbagai perlombaan kecil-kecilan untuk para budiman dan budigirl yang ingin berpartisipasi meramaikan acara agustusan. Mulai dari lomba untuk anak muda maupun orang tua digelar untuk memeriahkan ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Baik lomba bersifat olahraga, permainan, ataupun karya sastra, telah disiapkan dengan matang oleh panitia. Di sela kegiatan saya menonton p...